Kolam Renang sebagai Wujud Kemandirian Desa

  • 14 November 2018
  • Dibaca: Pengunjung
http://purwodadimekar-lampungtimur.desa.id/upload/2018/11/IMG-20181103-WA0024.jpg

PURWODADI MEKAR||Binar Institut–Tahun 2018 Pemerintah Desa Purwodadi Mekar Kecamatan Batanghari, Lampung Timur melaksanakan pembangunan Tempat Rekreasi berupa paket Kolam Renang sebagai upaya peningkatan atau penggalian Pendapatan Asli Desa (PAD) sebagai wujud kemandirian desa.

         Desa Purwodadi Mekar atau yang lebih akrab disebut sebagai “Umbol Kating” adalah sebuah desa pemekaran dari desa induk yakni Desa Buanasakti, dan terletak diujung selatan kecamatan batanghari yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Lampung Selatan serta diapit oleh 2 (dua) sungai besar yaitu Way Kandis dan Way Sekampung. Namun meski terbilang desa baru dan terbilang Plosok/Umbol, Desa ini memilik Kepala Desa, Perangkat Desa dan Masyarakat Desa yang terbilang milenial, inovatif dan juga “Nyleneh” karena berhasil melaksanakan pembangunan yang belum pernah dilaksanakan oleh desa – desa lain di seluruh Lampung Timur bahkan di Provinsi Lampung.

      Sesuai Peraturan Desa Purwodadi Mekar Nomor 03 Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun 2018, salah satu kegiatan pembangunan yang ada pada pos bidang Pembangunan Desa adalah Pembangunan Tempat Rekreasi berupa pembangunan 1 paket Kolam Renang yang didalamnya terdiri dari Kolam Renang, Kamar Mandi, Sumur Bor, Gazebo/Pondok Bambu, Kios, Tempat Penjualan Tiket, Panggung Hiburan, Mushola, Pagar Keliling, Jalan Rabat Beton, dan Gapura.

     “Kami sangat sadar, bahwa Dana Desa tidaklah akan terus menerus kami terima karena itu adalah kebijakan program dan keuangan pemerintah pusat, dan adanya Dana Desa itu salah satu wujud perhatian pemerintah terhadap desa agar setiap desa dapat mandiri sehingga mampu membiayai sendiri kebutuhan yang ada didesa. Maka berdasarkan hal itulah muncul gagasan pembuatan Tempat Rekreasi yang kami harapkan ini bukan sekedar agenda rutih tahunan pembangunan, tapi benar – benar pembangunan yang bisa menjadi ladang usaha bagi masyarakat dan mampu menjadi salah satu PAD yang kelak bisa kami gunakan untuk membiayai kegiatan desa, bukan hanya berpangku tangan menunggu uluran dana pemerintahan diatasnya” Ujar Bapak Warsono Kepala Desa Purwodadi Mekar. “dan alasan paling sederhana kami adalah : jika desa lain tahun berikutya menikmati pembangunan dan menunggu rusaknya, kami tahun berikutnya selain menikmati pembangunan juga akan menerima hasilnya dalam bentuk Pendapatan Asli Desa (PAD)”, Pungkas beliau sambil meminum kopi hitamnya.  

     Hal senada juga diungkapkan oleh Sekretaris Desa, Yudi Helimarko “Pembangunan Kolam Renang ini bukan tanpa alasan dan semau – mau kami sendiri, ini semua sudah melalui mekanisme Musrenbangdes hingga musdus yang telah kami singkronisasikan dengan Visi dan Misi Bapak Kades, selain itu juga, kami mengacu pada Permendes PDTT RI Nomor 19 Tahun 2017 tentang Penetapan Prioritas Pembangunan Dana Desa Tahun 2018 dan Peraturan Bupati Lampung Timur Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Tata Cara Penetapan Rincian, Pembagian, Penyaluran dan Penggunaan Serta Pelaporan Dana Desa Untuk Setiap Desa di Kabupaten Lampung Timur Tahun Anggaran 2018”. “Jadi, mudah – mudahan pembangunan ini kedepan bisa membawa manfaat besar bagi masyarakat desa dan mampu menjadikan Desa Purwodadi Mekar yang Mandiri dan Sejahtera sebagaimana cita – cita bapak kades dalam visi – misnya, dan mampu mengubah pandangan masyarakat luar desa yang awalnya sebagai desa pelosok/umbol menjadi desa sebagai salah satu tujuan wisata”. Imbuhnya.(14/11)

(red/bi_ud)